10:23 AM
Posted by
Unknown
RENUNGAN AKHIR TAHUN
matahari selalu terbit terbenam
kalender terus tercabik
lembar per lembar
alangkah ruginya manusia
menapak kesana kemari
membuang waktu
tanpa mendapat sesuatu
alangkah ruginya manusia
berbuat tanpa nilai tambah
membiarkan mata pejam
dan diam-diam saja
wahai sang waktu
berhentilah
beristirahatlah sebentar
menemaniku menikmati
sepiring kenikmatan
dan seteguk surga dunia
sang waktu diam
tanpa menengok dan menoleh
berlari tak perduli
tak terasa hidup lewat satu per tiga
6:51 PM
Posted by
Unknown
Kuhancurkan sekeping hati yang putih
Rambutnya yang ikal, yang pernah ku belai
Matanya yang sayu, menikam kalbu
Kini wajah manisnya membelit rinduku
Beginikah sakitnya hati itu dulu
Milik gadis yang lembut dan setia
Beginikah luka dan parahnya jiwa
Tika tangan menggenggam surat cinta
Tika mata meniti baris pemutus kata
Kau pulangkan kembali hati dan cintaku
Aku terpaku melihat wajahmu yang diam
Telah keringkah airmatamu, kekasih
Maka kau kembali seperti dulu
tersenyum dalam bahagia yang panjang ?
Amat payah melupakan hari kemarin
Kasih yang telah hilang, kembali datang
Dalam sendu dan kesal tak berhujung
Padamu gadis yang tabah dan pasrah
Ada satu titik nafas, itulah airmata di hati
Tak mudah hilang, tapi terbenam dalam genangan dan linangan
Tertanam dari pertama aku memandangmu, tapi terpaku
Semua memang telah berlalu dan harus kubiarkan jadi layu