Selasa, Desember 02, 2003

0 comments

RENUNGAN AKHIR TAHUN


matahari selalu terbit terbenam
kalender terus tercabik
lembar per lembar

alangkah ruginya manusia
menapak kesana kemari
membuang waktu
tanpa mendapat sesuatu

alangkah ruginya manusia
berbuat tanpa nilai tambah
membiarkan mata pejam
dan diam-diam saja

wahai sang waktu
berhentilah
beristirahatlah sebentar
menemaniku menikmati
sepiring kenikmatan
dan seteguk surga dunia

sang waktu diam
tanpa menengok dan menoleh
berlari tak perduli
tak terasa hidup lewat satu per tiga


Senin, Desember 01, 2003

0 comments

Kuhancurkan sekeping hati yang putih
Rambutnya yang ikal, yang pernah ku belai
Matanya yang sayu, menikam kalbu
Kini wajah manisnya membelit rinduku

Beginikah sakitnya hati itu dulu
Milik gadis yang lembut dan setia
Beginikah luka dan parahnya jiwa
Tika tangan menggenggam surat cinta
Tika mata meniti baris pemutus kata

Kau pulangkan kembali hati dan cintaku
Aku terpaku melihat wajahmu yang diam
Telah keringkah airmatamu, kekasih
Maka kau kembali seperti dulu
tersenyum dalam bahagia yang panjang ?

Amat payah melupakan hari kemarin
Kasih yang telah hilang, kembali datang
Dalam sendu dan kesal tak berhujung
Padamu gadis yang tabah dan pasrah

Ada satu titik nafas, itulah airmata di hati
Tak mudah hilang, tapi terbenam dalam genangan dan linangan
Tertanam dari pertama aku memandangmu, tapi terpaku
Semua memang telah berlalu dan harus kubiarkan jadi layu



 
... Shadows in the Dark! creditosbtemplates creditos Templates by lecca 2008 .....Top